Alasan Pengajaran Seni Sering Dipungkiri

Direktur Jenderal Pengajaran Dasar dan Menengah Kementerian Pengajaran dan Kebudayaan (Kemdikbud) Hamid Muhammad mengatakan pengajaran seni kerap kali dikesampingkan sebab tak termasuk mata pelajaran yang diikutkan dalam Ujian Nasional (UN).

\\\”Mata pelajaran yang kerap kali dikesampingkan yakni kesenian dan pengajaran olahraga. Kenapa dikesampingkan? Karena tak di UN-kan,\\\” ujar Hamid dalam kerja sama Kemdikbud dan Yamaha Musik Indonesia di dalam penguatan karakter di Jakarta, Kamis.

Hamid minta masyarakat untuk merubah pola pikir, sebab tiap si kecil memiliki potensi yang berbeda. “Si yang hebat akademik disokong, yang slot gates of olympus hebat di olahraga dan kesenian juga perlu disokong,” ujarnya.

Hamid mengatakan orang tua perlu menghargai si kecil yang punya potensi di kesenian, sebab seni dapat memperhalus rasa dan mengolah budi. “Pengajaran karakter yang Kemdikbud gaungkan via Program Pengajaran Karakter (PPK), dapat via seluruh mata pelajaran,” ucap ia.

Hamid mengatakan pengajaran karakter sangat penting, sebab selama sebagian tahun cenderung masyarakat cenderung menghargai si kecil dari prestasi akademik. “Sementara, fondasi pengajaran utama yakni karakter si kecil terabaikan,” tuturnya.

Oleh sebab itu, Presiden Joko Widodo minta supaya pengajaran karakter diperhatikan. Semenjak November 2014, Presiden Jokowi telah menekankan bahwa marwah pengajaran semestinya dikembalikan via pengajaran karakter.

Presiden Direktur Yamaha Musik Indonesia Distributor, Shinichi Takenaga mengatakan pihaknya ikut berpartisipasi dalam program PPK yang dicanangkan Kemdikbud via pemberian sumbangan alat musik untuk sekolah dasar di Indonesia.

Takenaga mengatakan pihaknya memberikan sumbangan sebanyak 4.431 keyboard kepada 211 sekolah dasar di Tanah Air yang diserahkan pada 2016 sampai 2017. Kemudian 490 pianika dan 490 suling.

\\\”Kecuali memberikan alat musik pada sekolah, kami juga memberikan pelatihan pada guru-guru. Sehingga guru dapat mengajarkan metode menerapkan alat musik itu kepada para murid,\\\” ujar Takenaga.